Dalam 9 Pedoman Perilaku, Svami mengajarkan tentang Pembatasan keinginan atau yang disebut dengan CEILING ON DESIRE ( COD ) pembatasan keinginan ini meliputi : Makanan, Uang, Energy dan Waktu
- Makanan
Svami pernah mengatakan “Makanan adalah Tuhan, jangan membuang Makanan”. Jangan mengambil lebih dari yang dapat kau makan lalu membuang sisanya., karena membuang buang makanan merupakan dosa besar. Kelebihan makanan itu dapat digunakan untuk memberi makan perut yang lain. Jangan membuang-buang makanan karena makanan adalah Tuhan, hidup adalah Tuhan, dan manusia lahirdari makanan. Makanan merupakan sumber utama hidup, tubuh, pikiran dan watak manusia.
- Waktu
Kita tidak boleh membuang-buang waktu. Waktu harus digunakan secara bermanfaat. Waktu harus disucikan karena segala sesuatu dalam ciptaan ini tergantung pada waktu. Bahkan kitab-kitab suci kita mengatakan bahwa Tuhan disebut sebagai waktu itu sendiri. Waktu adalah pengejewantahan Tuhan. Segala sesuatu tergantung pada waktu. Waktu yang telah lewat tidak akan bisa kembali lagi. Waktu kita hidup didunia ini sangat pendek atau singkat seperti halnya segumpal es yang sedang mencair sehingga tidak terasa waktu berjalan begitu cepat : sehari, seminggu, sebulan dan setahun begitu cepat berlalu tanpa terasa. Kita harus menggunakan waktu sebaik-baiknya seperti yang Baba ajarkan ke kita. - Energi
Svami mengatakan “Jangan pernah membuang-buang energi fisik, mental, dan spiritual kia. Mungkin engkau beranya kepada-Ku, “Bagaimana kami membuang-buang energi kami ?” Melihat hal-hal yang buruk, berbicara yang buruk, memikirkan gagasan buruk, dan melakukan perbuatan buruk, semua itu membuang-buang tenagamu. Simpanlah energimu dalam kelima hal ini dan buatlah hidupmu lebih bermakna.
✺ Jangan melihat yang buruk, lihatlah hal yang baik.
✺ Jangan mendengar yang buruk, dengarkan hal yang baik
✺ Jangan bicara yang buruk, bicarakan hal yang baik
✺ Jangan memikirkan yang buruk, pikirkan hal yang baik
✺ Jangan melakukan yang buruk, lakukan hal yang baik
Jalan menuju Tuhan adalah tidak melihat, mendengar, bicara, berpikir, atau melakukan apa-pun yang buruk. Jika manusia tidak mengikuti jalan ini, ia membuang-buang tenaganya. Karena membuang-buang energi ini, manusia kehilangan daya ingat, kecerdasan, kemampuan pertimbangan, dan rasa keadilan.
Dewasa ini manusia tidak mampu membedakan antara hal yang baik dan buruk. Jadi, bagaimana ia dapat menempuh jalan yang benar ? mungkin engkau heran memikirkan bagaimana hal ini dapat terjadi, bagaimana kita membuang-buang waktu? Misalnya, bila engkau menyalakan radio untuk mendengarkan program tertentu, entah suaranya kau keraskan atau kau pelankan, selama radio itu menyala, aliran listrik tetap terpakai. Pikiran kita dapat diibaratkan dengan radio. Entah engkau berbicara dengan orang lain atau hanya berpikir dalam hati, engkau menghabiskan energi”. - Uang
Svami mengatakan “Orang-orang India menganggap uang atau kekayaan sebagai dewi Laksmi. Jangan menyalahgunakan uang. Dengan melakukan hal itu engkau hanya akan menjadi budak sifat-sifat buruk, gagasan buruk, dan kebiasaan buruk. Gunakan uangmu secara bijak untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik. Jangan membuang-buang uang karena menyalahgunakan uang, itu jahat. Hal itu akan membawamu ke jalan sesat”.
Berkenaan dengan hal tersebut sesuai dengan ajaran swami, SSG Denpasar telah membuat program COD dengan membuat kotak seva dengan tulisan COD. Kaleng /kotak sewa ini ini bisa dibawa ke rumah masing masing dan setiap keluarga akan mendapkan 1 buah. Jadi setiap anggota keluarga yang berminat (bukan keharusan) bisa mengambil kotak COD ini dan diserahkan sebulan sekali ke panitia setelah/sebelum Bhajan Selasa dan Kamis. Panitia tidak mengitung besarnya jumlah masing masing bhakta yang setor namun digabung jadi satu dengan yang lain.
Program ini diharapkan untuk membiasakan diri kita untuk seva ( ceiling on desire) dimulai dari lingkungan keluarga. Seluruh anggota keluarga dan anak anak juga dilibatkan ikut dalam hal ini. Nilai dari program COD ini adalah bukan melihat besaran jumlah yang kita masukkan di kotak COD namun membiasakan diri kita untuk menerapkan ajaran Swami tentang COD. Hasil COD ini akan digunakan untuk Kegiatan dan Program Program di SSG Denpasar.
Bagi yang berminat dan yang mau ikut turut serta program COD ini dipersilakan mengambil kotak COD ini ke panitia yang lokasinya di lantai dasar Sai Center Tegeh Kuri sebelum/setelah Bhajan setiap Selasa dan Kamis.
Note :
Hasil COD para bhakta yang terkumpul sampai Desember 2011 berjumlah Rp 333.508.000. Laporan rincian peneriaan COD tiap bulannya secara lengkap dapat diambil pada petugas COD dilantai dasar Sai Center Tegeh Kuri tiap bhajan hari Selasa dan Kamis. Dana ini telah disalurkan dalam berbagai kegiatan organisasi, sekolah dan pembangunan Sekolah Sathya Sai.